Diabadikan jadi Nama Stadion, Lukas Enembe Sang Aktivis UNSRAT

Nama Lukas Enembe Gubernus Provinsi Papua menjadi Sorotan Publik terkait Penetapan status sebagai tersangka, Enembe ternyata aktivis mahasiswa sejak masih muda.

repro foto lukas enembe dengan latar belakang stadion lukas enembe.(ist)

NAMA LUKAS ENEMBE dalam beberapa hari ini menjadi Sorotan Media, Betapa tidak sosok yang dikenal Luas sebagai Gubernur Papua ini, pada Senin (12/9) ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberanatasan Korupsi (KPK) dengan tudingan dugaan Gratifikasi.
Lantas siapakan Lukas Enembe yang Namanya diabadikan sebagai nama sebuah stadion megah yang dipakai pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021 lalu.

Dikutip dari berbagai sumber, Lukas Enembe memang sudah malang melintang di Dunia Organisasi baik Kampus maupun organisasi kemasyarakatan, saat berkuliah di Universitas Sam Ratulangi, Lukas Enembe sudah dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang vokal serta loyal sehingga banyak dipercayakan dalam organisasi kemahasiswaan.


Usai lulus sebagai sarjana Ilmu Sosial dan Politik dari UNSRAT, Lukas Enembe Memulai kariernya dari birokrat, terjun ke dunia politik. Dari Wakil Bupati hingga Gubernur Papua.
Pria yang memiliki nama asli Lomato Enembe ini lahir di kampung Mamit Distrik Kombu, Tolikara, Papua pada 27 Juli 1967. Ia menyelesaikan pendidikan tingginya di FISIP Universitas Sam Ratulangi, Manado saat berusia 28 tahun.


Lulus kuliah, ia masuk pegawai negeri. Diawali sebagai CPNS hingga menjadi PNS di Kantor Sospol Kabupaten Merauke. Tak lama setelah itu, Lukas memulai karier politiknya sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya mendampingi Eliezer Renmaur sejak 2001.


Suami dari Yewuce Enembe ini kemudian terpilih sebagai Bupati Kabupaten Puncak Jaya saat berusia 40 tahun. Lalu, pada 2013 ia mengemban jabatan yang jauh lebih besar yakni sebagai Gubernur Papua dengan wakilnya Klemen Tinal untuk periode 2013-2018. Dalam karier politiknya, ia bergabung dengan Partai Demokrat.


Lukas adalah gubernur ketiga yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Papua. Ia dikenal sebagai pemimpin yang pluralis dan moderat. Lukas mampu meningkatkan hubungan antara pemimpin lain dari berbagai kelompok dan agama.


Setelah menjabat selama 5 tahun, ayah 3 anak ini kembali terpilih bersama Klemen Tinal sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk periode 2018-2023. Mereka menang telak dengan meraih 1.939.539 suara atau 67,54 persen suara. (ist/jws)

KELUARGA
Istri : Yewuce Enembe
Anak : Astract Bona T.M. Enembe
Eldorado Gamael Enumbi
Dario Alvin Nells Isak Enembe

PENDIDIKAN
SD YPPGI Mamit (1980)
SMPN 1 Jayapura, Sentani (1983)
SMAN 3 Jayapura, Sentani (1986)
S1, Studi Ilmu Politik, FISIP Universitas Sam Ratulangi, Manado (1995)

KARIER
Aktif Organisasi Kepemudaan di Sulawesi Utara (1988–1995)
Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara (1989–1992)
Pengurus SEMAH FISIP UNSRAT Manado (1990–1995)
Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado (1992–1994)
Ketua IMIRJA Sulawesi Utara (1992–1995)
Penggerak Kegiatan Keluarga Tani Pegunungan Tengah (1995 – 1996)
CPNS Kantor SOSPOL Kabupaten Merauke (1996-1997)
PNS Kantor SOSPOL Kabupaten Merauke (1997)
Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2001-2005)
Bupati Kabupaten Puncak Jaya (2007-2012)
Ketua DPD Partai Demokrat Papua (2006-2011, 2012-2017, 2017-2022)
Gubernur Provinsi Papua (2013-2018, 2018-2023)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *